Kau Tidak Tahu Siapa Saya, Sebuah Pertanda

Kenapa setiap kelahiran/kemunculan ‘Legend’ di ragam peradaban umumnya dikaitkan dengan tanda-tanda tertentu yang muncul di langit?

Atau kenapa, entah-sejak-zaman-kapan, sampai hari ini, masih banyak yang meyakini adanya setitik kebenaran dalam pembacaan atas zodiak/primbon/shio seseorang?

Pertanyaan-pertanyaan sejenis, berseliweran di kepala akhir-akhir ini. Seolah menyelinap saat jeda tunggu kelanjutan episode ‘His Dark Materials’ musim kedua.

Juga kebetulan muncul, saat teringat dengan lampu-lampu Natal berbentuk bintang yang dipasang di pintu-pintu rumah: sisa-sisa kenangan Desember masa kecil.

Tetapi, tiga hari belakangan, saya cukup terganggu dengan satu pertanyaan. Pertanyaan seseorang. Bunyinya kira-kira begini: “Kau tidak tahu, siapa saya?”.

Cukup sulit menjawab pertanyaan orang itu. Soalnya, kemunculannya ditandai dengan ruangan Puskesmas yang mendadak sumpek dan langit yang tiba-tiba menjadi gelap.

Di Hogwarts, kami menganggap itu sebagai pertanda kemunculan Boggart; makhluk yang dapat menyerang korbannya dengan menjelma menjadi sesosok bentuk yang paling menakutkan dari ingatan terburuk sang korban.

Menurut Professor Remus Lupin, mantra terbaik untuk menghadapi Boggart adalah ‘Riddikulus’. Mantra yang terbilang cukup unik. Alih-alih lari dari Boggart, kita cukup menertawakannya, dan/atau memojokkan dengan lelucon atau candaan.

Anak-anak zaman now menyebutnya ‘Meme’.*

Kau Tidak Tahu Siapa Saya, Sebuah Pertanda