Foto Brigadir J dan Istri Ferdy Sambo Viral, Sampai Peluk Bagian Ini

Foto Brigadir J dan Istri Ferdy Sambo Viral, Sampai Peluk Bagian Ini

Narareba.com – Teka-teki motif penembakan terhadap almarhum Brigadir J masih belum terjawab.

Sejauh ini memang beberapa tersangka sudah ditetapkan, mulai dari Ferdy Sambo hingga ajudan dan sopir istrinya.

Spekulasi masalah pelecehan yang dilakukan almarhum Brigadir J terhadap istri Sambo, Putri Candrawathi masih terus menjadi tanda tanya.

Kini pun sebuah foto lama beredar saat Putri Candrawathi memeluk lengan almarhum Brigadir J.

Baca: Breaking News! Rekaman CCTV Penembakan Brigadir J Terungkap, Ini Kronologinya

Foto Brigadir J dan Istri Ferdy Sambo Viral

Almarhum Brigadir J  telah menjalankan tugas dengan sangat baik sebagai ajudan Ferdy Sambo.

Keduanya cukup dekat, sampai-sampai lelaki bernama lengkap Nofriansyah Hutabarat dibiayain sekolah oleh Sambo.

Berdasarkan rekaman CCTV, bahwa sebelum meninggal, Brigadir Yoshua selalu berada di sisi istri Sambo, Putri Candrawathi sebagai ajudan sekaligus sopir pribadi.

Kini beredar sebuah foto lama saat mereka berpose yang memperlihatkan almarhum Brigadir J dan Putri Candrawathi.

Dalam foto kenangan Sambo bersama para ajudannya itu, Yoshua tepat berada di sisi kiri sang mantan Kadiv Propram Polri.

Sambo dan Yoshua juga sempat berfoto bersama tanpa ajudan lainnya.

Kedekatan almarhum Brigadir Yoshua dan Putri Candrawathi sesaat sebelum foto kenangan diambil kini terungkap.

Almarhum Yoshua dan Putri sempat selfie bersama, tetapi di situ juga ada Bripka Ricky dan satu ajudan Ferdy Sambo lainnya.

Lengan Almarhum Yoshua dipeluk oleh Putri dalam foto itu.

Mereka semua yang berada dalam satu frame tersenyum ke arah kamera handphone.

Foto Brigadir J dan Istri Ferdy Sambo Viral
Foto: Doc//Narareba

Baca: Hasil Autopsi Ulang, Otak Brigadir J Ditemukan di Perut, Kepalanya Kosong

Dituding Melecehkan Putri Candrawathi

Terungkap bahwa almarhum Brigadir J ditembak oleh rekannya, Bharada E atas perintah atasan, Ferdy Sambo.

Hal itu disampaikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit saat pengumuman tersangka mantan Kadiv Propam tersebut.

Sementara menurut pengakuan Deolipa Yumara selaku pengacara Bharada Eliezer, kliennya telah mengaku bersalah. Eliezer disebut hanya menjalankan perintah sebagai bawahan.

“Mengaku salah paling nggak. (Bharada E) ini kan Polisi Brimob, dan menjalankan perintah atasan,” kata Deolipa Yumara.

Dituding Melecehkan Putri Candrawathi
Foto: Doc/Narareba

Baca: Lebih dari 1 Orang, Bharada E Sebut Nama Pelaku Penembak Brigadir J

Bharada Eliezer pada saat kejadian rupanya tak bisa menolak perintah Ferdy Sambo. Jika menolak ia kemungkinan akan ditembak.

“Tapi ‘saya juga takut’ kata dia kan, tapi ketakutan juga kalau saya tidak menembak (Brigadir J), saya yang ditembak. Kan gitu. Sama yang nyuruh nembak,” kata Deolipa seraya menirukan ucapan Bharada Eliezer.

Polisi mulanya mengklaim Brigadir Yoshua tewas dalam baku tembak dengan Bharada Eliezer di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

Insiden polisi tembak polisi tersebut terjadi pada Jumat (8/7) dan baru diungkap pada Senin (11/7).

Polisi mengatakan peristiwa saling tembak berawal dari dugaan pelecehan yang dilakukan Brigadir Yoshua terhadap istri Ferdy Sambo.

Brigadir Yoshua dituding melecehkan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi di dalam kamar.

Sementara itu keluarga Brigadir Yoshua tidak percaya dan tidak terima dengan penjelasan dari Mabes Polri.

Mereka menyebut Brigadir J diduga disiksa dan dibunuh secara berencana.

Artikel SebelumnyaReza Rahadian Hanya Pakai Sarung, Bikin Para Wanita Lemas
Artikel BerikutnyaSaat Main, Ini Posisi Paling Enaknya Clairine Clay dan Joshua